Tampilkan postingan dengan label pidato. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pidato. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Mei 2012

Speech

berpidato, merupakan proses berbicara di depan orang banyak. sering kali kita nerves kalu diajak berbicara do depan umum. yang lebih parah lagi, kalau kita di suruh mempraktekkannya dengan menggunakan bahasa asing, seperti b.inggris misalnya.
yup! aku pernah melakukannya, dan aku berpidato mengenai Go Green! ya sih, topik ini sudah basi sekali. tapi apa salahnya.




Name: Olyvia Ugizaqiah. HP (X. H)

Assalamualaikum Wr. Wb.

With all due respect to the honorable teacher, and all audience here, ladies and gentlemen. Good morning.
First of all, let us thanks to Allah SWT., beceuse of the blessings, we all can gather here on this sunny day. Salawat and prayers, we will say to our greatest prophet Muhammad SAW, his family, his friends, and his followers. Amen
I would like to say thank you to the all audience here, who has given me nice opportunity speech on this day, about go green.
Before that, let me ask you. “what will be happen to the earth without trees?” “without okcigen” “without live”. Not only that, the protected animals and plants from certain species nearly extinct, forest logging without reboization, the plantation sector is causing another problem for inferontmen and ecosystem, etc.
Do you know? Prof. Dr. Emil Salim has warned and give us an opinion about will happen on the next 20 years. He said, that the situation will be dangerous if there are no action to provent this.
We need to proactive steps to maintain the nature and to rehabilite what we have disrupted from every departement that is connected with the environmental cases and our community.
We as the youth generation, have to do something. The line of civilization must be as one to crathe the vision and mision, to help the government and the people for watching over the reboization program, and for the environment roparation that is caused by the industrialist and the people generally whatever they are.
We as the youth generation without axception must be totally devote our bodies and wills for the sake of healthy world, comfortable world, and for the sake of batter place to live.
So stop cut down our trees. I think it is good way if thhe people of Indonesia to plant the cambium plant or the pot plant on everyone of the house garden. Like the statement “one man one tree.” Everyone, every people must be rerponsible for every single of plants. Imagine! If every people have one tree in one house, there are 200 millions of tree in Indonesia.
Let’s save our world, because world save us!
Well, I think thats’ all from me, and if there is a mistake, I ask to forgiveness. Thank you
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Pidato Rekreatif

pidato rekreatif merupakan pidato yang bertujuan untuk menghibur. seperti menghibur atau menenangkan masyarakat yang  dilanda banjir, tsunami, tanah longsor, dll.
berikut contoh pidato singkat mengenai pidato rekreatif.


Nama : Olyvia Ugizaqiah. Hp
Kelas  : X. H
Pidato Rekreatif

                                  Bencana Longsor





Asalamu'alaikum Wr. Wb.
Kepada yang terhormat bapak Lasmansory selaku ketua rw
Yang terhormat bapak Iqbal Siregar selaku ketua rt
Dan saudara saudaru sekalian

Pertama tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah memberikan rahmat dan karunianya kepada kita semua sehingga dapat berkumpul ke lapangan rt yang kita cintai ini.
Sebelumnya, saya turut berduka cita atas bencana tanah longsor yang telah melanda didaerah kita. Tak heran banyak kerugian yang tertelan oleh kejadian ini, namun yang pasti, kita harus tabah mengenai apa yang kita hadapi sekarang ini.
Saudara saudaraku,
Disini, Gubernur telah memberikan  kita bantuan. Seperti tenda tempat pengungsian, obat-obatan, dan makanan yang cukup, bahkan tim penyelamat sekalipun. dan juga kita telah diberikan bantuan dari beberapa masyarakat dikawasan lain.
Saudara saudaraku,
Sekali lagi, kita berduka cita atas bencana alam yang telah melanda kita. Karena, bencana alam bukanlah sesuatu yang kita hendaki, namun itu sudah keputusan dari yang maha kuasa. Dan dari kejadian ini, telah mengingatkan kita untuk menjaga kelestarian alam, dan tidak menebang pohon sembarangan.
Seperti yang telah kita ketahui bahwa akar dari pohonlah yang menyerap air yang berlebih. Dengan demikian, untuk menghindari kejadian ini terulang lagi, nanti kita akan mengadakan tanam pohon di daerah kita yang masih gersang.
Saudara saudaraku,
Jangan kita merasa lelah dan berputus asa dari bencana ini, dan kita bisa memulai semuanya dari awal lagi, kita akan bekerja sama mencari korban korban lainnya, kita kumpulkan benda-benda yang masih berguna dan kita harus saling menjaga dan membantu satu sama lainnya.
Namun, takperlu kita terlalu khawatir atas semuanya. Kita serahkan kepada yang diatas dan berdo’a semoga semua saudara kita dalam kondisi selamat, Amin.
Demikianlah pidato yang saya sampaikan, semoga bermanfaat dan sedikit memberi ketenangan kepada saudara.
Sekian. Terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.